Orang Yang Percaya Kepada TUHAN Akan Melihat Kebaikan TUHAN Melalui Kejadian-Kejadian Yang TUHAN Ijinkan Terjadi. Jangan Pernah Menilai TUHAN Hanya Melalui Sepotong Kejadian, Tetapi Percayalah Bahwa DIA Selalu Bekerja Untuk Kebaikan Kita Melalui Banyak Perkara
Photobucket
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Lidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Lidah. Tampilkan semua postingan

“Mati & Hidup Dikuasai Lidah”

Setiap manusia diciptakan Tuhan sama tetapi memiliki keunikan masing-masing. Tidak ada manusia yang diciptakan oleh Tuhan dan memiliki organ tubuh yang lebih dari yang lain. Dan ada satu organ tubuh kita yang tanpa kita sadari bisa menentukan nasib kita (Mati & Hidup). Alkitab banyak berbicara mengenai organ yang satu ini. Dan dampak dari organ ini jika dipergunakan dengan baik ataupun sebaliknya. Organ tersebut adalah lidah. Derek Prince pernah mengatakan bahwa “Apakah nasib anda dalam hidup ini akan baik atau tidak baik, sebenarnya ditentukan oleh kata-kata yang senantiasa dan sering Anda ucapkan sendiri”. Selanjutnya ia menambahkan, “Lidah manusia ternyata dapat membawa celaka bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi banyak orang yang lain.

READ MORE - “Mati & Hidup Dikuasai Lidah”


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

GOSIP

“Janganlah engkau pergi kian kemari menyebarkan fitnah diantara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia”
Imamat 19:16


Berbicara tentang gosip, ternyata bukan hanya terjadi dan dilakukan oleh orang-orang di jaman modern ini. Pada jaman Musa pun hal ini telah terjadi. Sehingga Tuhan memerintahkan kepada umat Israel untuk senantiasa menjaga kekudusan. Dan salah satu bagian dari kekudusan ialah ketika kita tidak menyerbarkan fitnah kepada sesama manusia. Maksudnya adalah ketika kita tidak memperkatakan sesuatu yang tidak benar atau tanpa berdasarkan kebenaran. Dan itu akan dikategorikan fitnah ketika kita menyebarkan sesuatu yang tidak bedasarkan fakta tersebut dengan maksud menjelekkan orang lain (Menodai nama baik, merugikan kehormatan orang lain).

Fitnah adalah suatu perbuatan yang tidak terpuji. Fitnah lebih kejam daripada membunuh kata seorang penyanyi dangdut. Menurut saya ini ada benarnya. Sebab sebagian besar pembunuhan terjadi karena fitnah. Fitnah juga dapat diartikan sebagai tuduhan buruk terhadap seseorang atau sekelompok orang, padahal orang yang bersangkutan tidak melakukan apa-apa. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa
READ MORE - GOSIP


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

BERDUSTA

Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu
Keluaran 20:16






Perintah ini adalah salah satu hukum dalam sepuluh hukum yang diberikan oleh Allah kepada Musa untuk dilakukan oleh semua umat manusia. Mungkin kita bertanya apa perbedaan antara gosip dan berdusta? Saya sengaja memisahkan antara kedua hal ini karena gosip memiliki perbedaan dengan berdusta. Karena di dalam bergosip, seringkali yang diceritakan adalah fakta atau sesuatu yang memang benar-benar terjadi atau dilakukan oleh orang yang menjadi korban gosip. Sedangakan berdusta adalah sesuatu yang memang sama sekali tidak terbukti kebenarannya.

Berdusta adalah berkata tidak benar kepada orang lain. Atau menyampaikan sesuatu kepada orang lain yang tidak ada unsur kebenarannya. Firman Tuhan berkata, kita tidak boleh bersaksi dusta terhadap sesama kita. Mengapa? Karena jika kita berdusta kita bisa merusak nama baik orang lain. Oleh karena itu hukum ke sembilan ini melindungi nama dan reputasi orang lain. Tidak seorang pun boleh membuat pernyataan palsu tentang sifat atau tindakan orang lain. Kita harus berbicara secara benar dan jujur tentang semua orang. Itulah yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus, yakni mengatakan sesuatu yang benar karena itu memang benar. “Jika ‘ya’ hendaklah kamu katakan ‘ya’, jika ‘tidak’ hendaklah kamu katakan ‘tidak’, apa yang lebih daripada itu berasal daripada si jahat (Matius 5:37). Dan Yakobus juga mengatakan, “Jika ‘ya’ hendaklah kamu katakan ‘ya’, jika tidak hendaklah kamu katakan ‘tidak’, supaya kamu jangan kena hukuman (Yakobus 5:12).
READ MORE - BERDUSTA


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

Banyak Bicara

Di dalam banyak bicara pasti pasti ada pelanggaran,
Tetapi siapa yang menahan bibirnya berakal budi
Amsal 10:19




Banyak orang yang mengidap penyakit ini, sehingga mereka menganggap hal ini sebagai sesuatu yang normal. Kita diperingatkan supaya memikirkan terlebih dahulu sebelum membuka mulut. Karena dengan demikian kata-kata kita bisa di pertanggung jawabkan atau bisa memberkati orang lain. Seringkali, karena terlalu banyak berbicara, dan karena memang sudah kebiasaan kita untuk selalu memperhatikan kekurangan orang lain, dan setelah itu mengkritiknya, maka tanpa kita sadari kita telah menyakitkan perasaan bahkan telah merendahkan harga diri orang lain.

Dalam suatu renungan harian diceritakan tentang seorang pendeta yang mendapat kritikan dari jemaatnya. Selesai berkhotbah, seorang pendeta dihampiri oleh seorang jemaatnya yang usil dengan pertanyaan, “Pak Pendeta, saya rasa baju dan dasi yang Anda kenakkan tidak serasi dengan warna jasnya! Lebih baik, sederhana tapi serasi, misalnya hitam putih. Saya rasa pasti cocok sekali.” Minggu berikutnya sang pendeta mengganti pakaiannya dengan yang lebih sederhana, yaitu warna hitam putih. Tetapi alangakah terkejutnya beberapa minggu kemudian seorang jemaat datang lagi

READ MORE - Banyak Bicara


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

Pendengar Yang Baik

Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar,

tetapi lambat untuk berkata-kata

Yakobus 1:19




Allah menciptakan manusia satu mulut dan dua telinga. Ini berarti Allah menghendaki kita manusia untuk lebih banyak mendengar daripada berkata-kata. Dalam bukunya yang berjudul “Life Together” (Hidup Bersama), Dietrich Bonhoeffer menulis, "Pelayanan pertama yang kita lakukan terhadap orang lain dalam suatu persekutuan adalah mendengarkan mereka. Sama seperti kasih kepada Allah timbul dari pendengaran akan firman Allah, maka permulaan dalam mengasihi saudara-saudara kita adalah belajar mendengarkan mereka.

Mendengarkan adalah unsur kunci dalam memecahkan masalah antara dua golongan etnis dalam suatu gereja kecil di Yerusalem (Kisah 6:1-7). Satu golongan merasakan bahwa janda-janda mereka dibedakan dalam pembagian makanan. Maka para rasul dengan bijaksana mendengarkan keluhan mereka, dan mencari jalan keluar, serta menghentikan perselisihan yang terjadi.
READ MORE - Pendengar Yang Baik


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

Solusi Penyembuhan

Setiap penyakit pasti bisa disembuhkan. Demikian juga dengan penyakit-penyakit di atas yang disebabkan oleh lidah kita. Dalam bagian ini, saya akan membagi dua bagian untuk memberikan solusi kesembuhan dari penyakit lidah yang bisa membahayakan kehidupan kita jika terus menerus dibiarkan. Pertama, Pribadi yang telah menyakiti orang lain. Kedua, Pribadi yang telah disakiti.



1. Pribadi yang telah menyakiti orang lain

Pribadi yang telah menyakiti orang orang lain adalah pribadi yang telah salah menggunakan mulut/ lidahnya. Orang seperti ini harus disembuhkan (berubah) dari penyakit ini supaya ia bisa menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan dan disukai orang lain.

READ MORE - Solusi Penyembuhan


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

Kesimpulan tentang Penyakit Lidah

Perkataan memiliki kuasa untuk membangun atau pun mengahncurkan, menghibur atau menyakiti. Karena itu kata-kata dapat mendorong seseorang melakukan tindakan-tindakan yang sangat terpuji, yang berani sampai yang paling bodoh sekalipun. Masih ingatkah Anda dengan kerusuhan-kerusuhan yang terjadi di Indonesia? Semuanya terjadi hanya karena lidah yang disalah pergunakan. Ada orang-orang tertentu yang menyalahgunakan lidah mereka untuk memprovokasi massa.   Allah menghendaki perkataan dari anak-anakNya itu memberikan manfaat bagi banyak orang, bukan sebaliknya menjadi racun yang mematikan yang menyebabkan kehancuran sesama dan lingkungan kita. (Baca Amsal 16:18-33).
Kegagalan dan kesuksesan kita juga bisa ditentukan oleh lidah. Bahkan kemalangan,  keuntungan serta kehidupan dan kematian lidah juga memiliki andil di dalamnya. Oleh karena itu, berhati-hatilah, pertimbangkan masak-masak, pahami persoalan dengan benar dan teliti sebelum  berkata-kata. Sebuah  batu  Nisan  yang  telah berumur ribuan tahun di Mesir bertuliskan, “Jadikanlah dirimu pelukis dalam kata-kata maka engkau akan meraih sukses dalam kehidupan”. Kita lihat bahwa sukses dikaikan dengan pandai berkata-kata.
Ingatlah bahwa salah berkata-kata dapat menyebabkan ketegangan, kerusuhan, pertikaian antar sesama jemaat, menimbulkan gejolak, hubungan antar manusia menjadi retak, tidak ada persatuan. Orang yang salah berkata-kata akan menanggung resikonya yang sangat berat yaitu nyawanya sendiri. “Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya.” Amsal 18:7
Akan tetapi, sangat disayangkan karena masih banyak orang (termasuk orang percaya) yang belum mengetahui akan berbahayanya lidah jika salah dipergunakan. Sehingga mereka senang berbicara berdasarkan perasaannya saja dan tidak berdasarkan pengertian. Ia tidak peduli apakah yang dikatakannya itu ada maknanya atau tidak bagi orang lain. Orang seperti ini adalah orang yang senang mendengarkan perkataannya sendiri.
Amsal 18 memberikan pelajaran yang berharga bagi kita. Seorang yang berkata-kata seperti seorang yang melemparkan sebuah benda yang diikat dengan karet panjang dan ujung karet itu diikatkan pada lehernya.  Ketika benda itu dilempar, karet akan teregang dengan hingga maksimal, setelah itu karena kelenturannya, karet itu akan kembali menarik benda itu dan pasti benda itu akan mengenai orang itu sendiri. Jika orang itu berhikmat, maka benda yang dilempar itu bukanlah batu ataupun potongan besi, melainkan roti, buah, atau hal-hal lain yang tidak akan menyakitinya namun memberikan kesenangan dan kenikmatan. Dengan kata lain perkataan seseorang bersifat mengikat orang itu (Amsal 18:7, 21), ia  tidak akan dapat melepaskan diri dari apa yang pernah ia katakan, entah itu perkataan baik atau buruk.
Pilihan sekarang ada ditangan Anda. Setiap kali Anda memilih maka Anda langsung terikat dengan konsekwensi. Jika pilihan Anda baik maka konsekwensinya pasti baik, tapi jika pilihan anda tidak baik maka konsekwensinya pasti tidak baik juga bagi Anda.
Pilihan-pilihan yang kita buat setiap hari adalah jalan setapak yang sedang kita bangun. Walaupun lankah kedepan masih gelap, misteri, dan rahasia bagi kita, namun kita sudah dapat memastikan di tempat yang bagaimana jalan setapak kita akan berakhir.
Akhirnya, saya akan memberikan beberapa saran yang saya kuti dari sebuh renungan harian, “daripada menjadi orang tetapi tidak dapat dipegang perkataannya, lebih baik menjadi orang kecil yang dapat dipercaya. Dapat dipercaya dalam hal kebaikan hati, dalam hal keuangan, dalam hal kesetiaan dan dalam hal menjaga rahasia. Di dalam pergaulan, tidak jarang terjadi konflik karena ternyata kita tidak dapat dipercaya dalam hal menjaga rahasia atau menguasai lidah.”
Langkah-langkah berikut ini disarankan untuk menolong kita menjadi orang yang dapat dipercaya di dalam hal berkata-kata:
Pertama, Ketika Anda mulai berkata, “Terus terang aja …”, berhentilah dan jangan teruskan Karen itu akan membawa akibat buruk bagi Anda dan bagi orang lain.
Kedua, ketika Anda mulai berkata, “Jangan ngomong-ngomong pada yang lain ya …”, atau “Sebenarnya sih saya tidak boleh kasih tahu, tapi …”, berhentilah dan jangan diteruskan, karena apa yang hendak Anda bicarakan adalah rahasia yang tidak perlu digembar-gemborkan kepada yang lain. Ketiga, ketika Anda mulai berkata, “Kayaknya itu memang sifat buruk dia …” berhenti dan jangan diteruskan karena Anda sedang menghakimi orang lain berdasarkan penilaian Anda sendiri yang biasanya sangat subyektif. Jadilah orang yang dapat dipercaya dalam segala perkara, karena orang yang dapat dipercaya akan mendapat berkat (Mannsor, September 2005).
Anda ingin hidup Anda dapat menjadi berkat bagi orang lain? Mudah saja. Jika perkataan kita bisa membangun, memberkati serta menguatkan sesama, bukan mustahil bila orang lain jadi meneladani hidup Anda. Karena itu jagalah lidah kita. Gunakan lidah untuk mengatakan hal-hal positif yang memberkati orang, bukan mengutuki. Mari belajar selalu mengontrol lidah kita, setiap saat. 

Jangan lupa.





(Ferdy Manggaribet, MA)
READ MORE - Kesimpulan tentang Penyakit Lidah


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

wibiya widget

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis