Orang Yang Percaya Kepada TUHAN Akan Melihat Kebaikan TUHAN Melalui Kejadian-Kejadian Yang TUHAN Ijinkan Terjadi. Jangan Pernah Menilai TUHAN Hanya Melalui Sepotong Kejadian, Tetapi Percayalah Bahwa DIA Selalu Bekerja Untuk Kebaikan Kita Melalui Banyak Perkara
Photobucket

PIKIRAN YANG SELARAS DENGAN KRISTUS

 Filipi 2:1-11

“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus”
(Filipi 2:5)
  
Pikiran memiliki kekuatan yang luar biasa sekali. kalau kita mengubah pemikiran kita, hal itu dapat mengubah kehidupan kita. Itulah kekuatan pikiran. Keadaan kita dimasa depan bisa ditentukan oleh pemikiran kita saat ini. Pemikiran akan mempengaruhi semua yang kita lakukan.
Orang yang tidak menyadari  kekuatan dari pikiran, seringkalii pikirannya dipenuhi dengan hal-hal yang membuat dirinya lemah dan tidak berdaya. Seperti ketakutan, kekuatiran, keragu-raguan, sakit hati serta hal-hatl negatif lain sealu memenuhi pikirannya. Akibatnya mereka sering jatuh bangun di dalam dosa. Tapi ada orang yang memiliki kehidupan selalu berkemenangan dan menjadi sumber inspirasi kita meski berada dalam situasi-situasi sulit.
Bagaimana supaya kita memiliki pikiran yang berisi hal-hal positif dan berkenan kepada Tuhan? Bagaimana supaya kita dapat berpikir sebagaimana Tuhan berpikir? Mungkinkah? Sesungguhnya, kita dapat melakukannya!
Firman Tuhan  tidak mengatakan bahwa kita sempurna atau bahwa kita tidak akan pernah gagal. Dia memberitahu kita, sebagai orang percaya dalam Yesus, Anak Allah, kita diberi pikiran Kristus (1 Korintus 2:16). Artinya, kita bisa memiliki pikiran rohani karena Kristus hidup di dalam diri kita. Kita tidak lagi berpikir dengan cara yang dulu pernah kita lakukan. Kita bisa mulai berpikir seperti yang Dia lakukan. Tuhan Yesus telah membuat rancangan bagi kita agar kita memiliki hidup yang berkemenangan dengan cara menaruh pikiranNya sendiri di dalam diri kita. Tuhan adalah Pribadi yang positif, maka bila kita berpikir sesuai dengan pemikiran Kristus, semua yang kita pikirkan adalah hal-hal yang positif, bukan negatif. Selain itu, pikiran Kristus diberikan kepada kita juga untuk mengarahkan kita kepada jalan yang benar. Jika kita memiliki pikiran-Nya, kita akan berpikir rohani.

Kapan pun kita berpikiran negatif, itu berarti pikiran kita sedang tidak selaras dengan pikiran Kristus.


READ MORE - PIKIRAN YANG SELARAS DENGAN KRISTUS


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA

Galatia 5:1
 “Supaya kita sungguh-sungguh  merdeka, Kristus telah memerdekakan kita.”


“…Sekali merdeka tetap merdeka, selama hayat masih dikandung badan. Kita tetap setia, tetap setia mempertahankan Indonesia …..”
Lagu ini terdengar berkumandang di seluruh pelosok negeri Indonesia, karena pada tanggal 17 Agustus ini bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaannya. 17 Agustus merupakan hari yang sangat bersejarah dan sangat berarti, di mana  setelah sekian lama bangsa Indonesia hidup dalam penderitaan karena penjajahan, akhirnya bisa menikmati kebebasan atau kemerdekaan yang telah kita nikmati sampai saat ini yang patut kita syukuri dan peringati.
Firman  Tuhan  hari  ini  (Galatia 5:1), mengingatkan bahwa kitapun sebagai orang Kristen sudah dimerdekakan di dalam Kristus dari hukum dosa dan maut.
Roma 8:1-2 berkata: ”…. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut”  Ini berarti, jika Kristus tidak memerdekakan kita, maka kita harus menanggung hukuman atas dosa atau maut. Maukah kita menanggung hukuman tersebut?  Tentu, tidak !
Yesus pun tidak menginginkan anak-anak-Nya menerima hukuman tersebut karena Dia sangat mengasihi kita sebab itu Ia rela mati untuk kita dan kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah (Roma 6:10). Jadi kebenarannya ialah, kita semua sudah dimerdekakan dari dosa oleh Kristus satu kali untuk selamanya.  Tapi mengapa banyak orang Kristen masih hidup didalam Dosa bahkan sangat gemar melakukan dosa? Dalam firman Tuhan ini Paulus pun mengingatkan kepada jemaat Galatia bahkan kepada kita supaya kita yang telah dimerdekakan tidak membiarkan dosa berkuasa lagi di dalam tubuh kita bahkan tidak menyerahkan anggota-anggota tubuh kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi menyerahkan diri dan anggota tubuh kita kepada Allah untuk menjadi senjata kebenaran. Oleh karena itu, “berdirilah teguh pada kebenaran dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.” Beranilah berkata “TIDAK” terhadap “DOSA” karena “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA”. (diana)


READ MORE - SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA


Kekasih TUHAN !!!
Jadilah Berkat, Dengan Membagikan Semua Artikel Ini
Kepada Teman-Teman Anda.
TUHAN YESUS Memberkati Kita Semua,
AMIN

wibiya widget

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis